728 x 90

Self Healing - Penyembuh Terbaik Bagi Diri Sendiri

Self Healing - Penyembuh Terbaik Bagi Diri Sendiri
Self Healing - Penyembuh Terbaik Bagi Diri Sendiri

Masih adakah luka di hati kita yang belum sembuh? Luka, dendam, maupun rasa sakit hati yang tersemat di dalam hati kita, ternyata berdampak tidak baik jika tidak segera disembuhkan.

Saat seseorang membiarkan hatinya sakit, maka bisa menimbulkan rasa sakit pada fisik. Dampaknya dapat menurunkan fungsi organ tubuh, sakit kepala, darah tinggi, menghambat kerja jantung, bahkan hingga stroke.

Hal ini terjadi karena saat seseorang mengalami stres, reaksi kimia pada tubuh menjadi tidak normal, tekanan darah meningkat dan bagian tubuh mengalami penyumbatan. Lalu, apa yang harus dilakukan untuk menyembuhkan luka tersebut?

Sumber tekanan yang dialami seseorang biasanya berasal dari pekerjaan, keluarga, rumah, hutang, cicilan dan sebagainya. Untuk mengatasi hal ini kita dapat melakukan Self Healing (Penyembuhan Diri Sendiri).

Menurut Narasumber Bincang Psikologi Keluarga Lilis Komariah, M.Psi, Self Healing adalah metode penyembuhan penyakit dengan cara mengeluarkan perasaan dan emosi yang terpendam di dalam tubuh. Proses ini dilakukan oleh diri sendiri. Rangkaian latihannya sekitar 15 menit selama dua kali dalam sehari.

Self Healing ini juga bertujuan untuk menyelaraskan dan menjaga keseimbangan antara badan, pikiran, dan batin. Ada dua teknik yang dapat dilakukan dalam metode self healing.

Pertama, lakukan teknik asosiasi. Yaitu, dengan membayangkan hal-hal yang baik yang dapat membuat pikiran menjadi rileks.

Kedua, lakukan teknik substitusi atau teknik penggantian. Yaitu, dengan mengubah paradigma ketika menghadapi sebuah masalah (mine reprograming).

Tingkat stress yang meningkat akan mengganggu homeostatis atau kemampuan tubuh dalam menyeimbangkan diri agar tetap normal dan sehat. Cara yang dapat dilakukan ketika hendak melakukan self healing adalah sebagai berikut.

1. Cari tempat duduk yang nyaman setengah bersandar,

2. Taruh tangan dipangkuan,

3. Pejamkan mata dan tarik nafas dalam-dalam lalu simpan diperut,

4. Hembuskan perlahan melalui mulut, dan jangan lupa mengawalinya dengan Basmallah,

5. Imajinasikan Anda sedang berada di tempat yang indah,

6. Lalu katakan pada diri sendiri, “Aku sayang pada diriku, yang berlalu biarlah berlalu masa depan lebih penting. Hai diriku tetaplah tersenyum, tetaplah bahagia.”

7. Kemudian, tarik nafas lalu hembuskan sambil mengatakan “Aku pasrahkan semuanya padamu ya Allah”

8. Tarik nafas lalu hembuskan, dan buka mata anda secara perlahan.

Sahabat MQ, tak ada yang dapat mengobati luka yang ada di dalam hati kita selain diri kita sendiri. Dan ini harus dilakukan. Bukan untuk orang lain, tapi yang terpenting untuk kedamaian diri kita sendiri.

 

Narasumber : Wasmin Al Risyad & Lilis Komariah

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>