728 x 90

13 Cara Menghadapi Masalah Dengan Teman Yang Rumit

13 Cara Menghadapi Masalah Dengan Teman Yang Rumit
13 Cara Menghadapi Masalah Dengan Teman Yang Rumit

Masalah di dalam sebuah hubungan pertemanan merupakan hal yang wajar-wajar saja terjadi. banyak contoh masalah yang dapat terjadi dalam hubungan pertemanan dan tentu saja setiap masalah memiliki penyebabnya masing-masing. Mulai dari kesibukan yang berbeda, asyik dengan lingkungan baru, komunikasi yang semakin jarang dan lainnya. Namun bukan berarti masalah yang ada hanya akan dibiarkan terus menerus dan menyebabkan konflik yang menjadi lebih besar lagi. Akan lebih baik jika konflik tersebut segera diatasi agar tidak sampai merusak hubungan pertemanan yang sudah kalian jalin selama ini. Tentu saja anda tidak mau bukan kehilangan teman yang sudah lama berhubungan bersama dengan anda?Nah berikut ini ada beberapa tips cara menghadapi masalah dengan teman agar tidak semakin membesar yang dapat anda lakukan.

1. Kenali Terlebih Dahulu Pokok Permasalahan

Hal pertama yang perlu anda lakukan ketika akan menghadapi masalah dengan teman adalah mengenali terlebih dahulu pokok dari permasalahan yang terjadi. Dengan mengenali permasalahn tersebut, anda bisa mengetahui penyebab dan solusi untuk mengatasinya. Namun anda juga harus terbuka jika memang masalah tersebut terjadi dikarenakan kesalahan yang anda buat. Yang terpenting adalah bagaimana mengatasi masalah tersebut dan memperkuat hubungan pertemanan yang sudah dijalin lama.

2. Mencari Waktu dan Suasana Yang Tepat

Ketika anda ingin membicarakan masalah yang terjadi dengan teman anda, maka waktu dan suasana yang tepat akan mendukung penyelesain masalah tersebut berjalan dengan baik. Sehingga anda harus pintar-pintar mencari momen yang tepat. Misalnya saja, jangan mengajak teman anda berbicara mengenai masalah ketika teman anda sedang mengalami masalah yang lainnya. Hindari pula membicarakan masalah saat anda atau teman anda masih sama-sama beremosi. Selain itu, carilah tempat yang tenang dan semi privat sehingga anda dan teman anda dapat berdiskusi dan mencari solusi dengan baik.

3. Kontrol Emosi Terlebih Dahulu

Sebelum anda akan membicarakan masalah tersebut bersama dengan teman anda, maka akan lebih baik jika anda mengontrol emosi yang anda miliki. Membicarakan masalah dengan emosi yang tinggi tentu saja akan membuat masalah tersebut tidak akan mengalami penyelesain yang baik, yang ada akan malah membuat permasalahan baru hadir. Sehingga akan lebih baik jika anda dan teman anda saling menenangkan diri masing-masing sebelum akan membahas masalah yang terjadi. Meskipun menunggu sesaat, namun hal ini akan lebih efektif dibandingak dengan membahasnya langsung ketika masih merasa emosi.

4. Bicarakan Secara Terbuka

Saat masalah sedang terjadi, merupakan hal yang wajar saja jika yang bersangkutan akan merasakan emosi. Namun akan lebih baik untuk mengontrol emosi tersebut terlebih dahulu baru kemudian menyelesaikan masalah yang ada. Menyelesaikan masalah dengan emosi hanya akan memperburuk kondisi yang ada. Setelah emosi dapat terkontrol baik, tidak ada salahnya jika anda mencoba untuk bertemu dengan teman anda dan membicarakan masalah yang ada dengan terbuka. Bicarakan dengan baik-baik dari awal mengapa semua masalah ini dapat terjadi, cobalah untuk terbuka dan to the point sehingga masalah tersebut dapat dicari solusinya bersama.

5. Introspeksi Diri

Cobalah untuk merenungkan masalah yang terjadi pada anda dan teman anda. Dengan introspeksi, anda bisa mencari tahu apa yang menjadi penyebab dari konflik yang terjadi. Tak menutup kemungkinan jika konflik tersebut dikarenakan diri ada sendiri. Sehingga tak ada salahnya untuk berintrospeksi diri dan mencari penyebab dari masalah yang terjadi. Jangan sampai pertemanan yang anda jalin rusak hanya dikarenakan masalah sepele yang anda lakukan.

6. Ubah Sudut Pandang

Teman merupakan orang yang bisa sangat anda percaya dan tentunya tidak ingin jika dikecewakan, apalagi jika anda sudah lama menjalin pertemanan tersebut. Namun dikarenakan masalah yang terjadi, bisa saja hal tersebut membuatnya marah bahkan kecewa. Jika dibiarkan terus menerus tentunya tidak akan baik bagi pertemanan. Sehingga akan lebih baik jika anda mencari tahu masalah yang terjadi sebenarnya dengan hati dan pikiran yang jernih serta sabar. Cobalah untuk mengubah sudut pandang negatif yang anda miliki terhadap sahabat, ubahlah menjadi sudut pandangan yang positif apalagi masalah tersebut terjadi pada anda dan teman anda.

7. Throwback

Saat sedang membicarakan masalah tersebut bersama dengan teman anda, jangan terus menerus bersikap terlalu serius. Anda bisa mencairkan suasana yang ada ketika dirasa sudah mulai menegang. Hal ini dilakukan agar suasana tetap menjadi hangat dan tidak menimbulkan emosi satu sama lainnya. Anda bisa melakukan nya dengan cara menceritakan kembali momen-momen seru yang pernah kalian alami bersama. Mulai dari pertama kali berkenalan, saling bercerita satu sama lainnya, have fun bersama, dan lainnya yang menjadi momen menyenangkan. Hal tersebut tentunya menjadi momen yang berharga dan sulit untuk dilupakan, sehingga teman anda nantinya dapat tersentuh dan sedikit melunak hati nya dan membuat masalah yang ada menjadi cepat teratasi dengan baik.

8. Jadi Pendengar Yang Baik

Sebagai teman, sudah sebaiknya jika anda menjadi pendengar yang baik bagi teman kita. Tak hanya mendengarkan segala masalah yang terjadi di dalam kehidupannya, namun juga biarkan dirinya mengungkapkan segala hal yang dirasakannya terhadap kita. Bahkan jika bisa, minta teman anda untuk bercerita mengenai diri anda langsung di hadapan anda. Cara tersebut akan membuat anda akan lebih saling memahami satu sama lainnya dan menghindari terjadinya kesalahpahaman. Dengan cara itu pula, masalah yang terjadi dapat diketahui pasti penyebabnya dan bisa dicari solusinya bersama.

9. Mengakui Kesalahan Yang Anda Lakukan

Jika setelah pembicaraan ternyata sumber permasalahan berasal dari diri anda, maka mau tidak mau anda harus mengakui hal tersebut. Akui saja kesalahan yang anda lakukan sebagai penyebab perselisihan itu terjadi. Minta maaf atas kesalahan yang anda lakukan dan terima pula lah permintaan maaf teman anda tersebut. Selain itu, anda juga harus tetap meminta maaf meskipun permasalahan yang terjadi dikarenakan kesalahpahaman bukan dari diri anda. Greg Baker, seorang konselor serta penulis Filthy Spoken menyebutkan jika seseorang harus fokus untuk berbaikan dengan teman atau sahabat dibandingkan dengan mencari cari kesalahan yang ada. Jika sifat egois masih anda tanamkan dalam diri anda, maka tentu saja akan sulit menyambung tali pertemanan yang anda bangun selama ini.

10. Terima Perbedaan Yang Ada

Setelah masalah terselesaikan dengan baik, selanjutnya anda harus menerima sahabat anda baik atau buruknya. Sahabat yang baik bukan berarti harus sama dalam berbagai hal, bahkan dalam prinsip-prinsip yang dianut pun juga bisa mengalami perbedaan. Namun jangan jadikan perbedaan yang ada sebagai hal yang dapat merusak persahabatan yang sudah anda bangun selama ini. Baik anda dan teman anda harus mau menerima dan menghomrati perbedaan yang ada diantara kalian. Bahkan jadikan perbedaan tersebut sebagai jalan untuk makin mengikat tali pertemanan yang ada.

11. Mengambil Jarak

Ketika beragam upaya sudah dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada namun tak kunjung mendapatkan solusi yang tepat maka tak ada salahnya jika anda mencoba mengambil jarak sementara waktu dengan teman anda. Mengapa? Hal ini bisa membuat anda dan teman anda saling menghargai pertemanan yang anda bangun. Tak jarang biasanya seseorang akan menghargai sesuatu jika merasa kehilangan. Di kondisi seperti ini anda bisa meminta pihak ketiga untuk bisa membantu menyelesaikan masalah yang sedang anda alami. Yang harus anda ingat adalah, anda tidak boleh memaksakan pertemanan harus membaik dalam waktu yang singkat. Terkadang perpisahan sementara dapat memperbaiki banyak hal.

12. Lupakan Masa Lalu

Ada kalanya anda dan teman anda harus benar-benar melupakan masa lalu yang sudah terjadi jika ingin berbaikan dengan teman anda. Lupakan kesalahan yang pernah terjadi dan sepakat untuk berbaikan. Sehingga anda ataupun teman anda juga harus sepakat untuk tidak mengungkit masa lalu yang bisa membuat hubungan pertemanan anda menjadi tidak baik kembali. Fokus pada hubungan baru diantara kalian dan jadikan kesalahan yang sudah terjadi sebelumnya sebagai sebuah pelajaran.

13. Pertahankan Hubungan Baik

Setelah semua hal yang terjadi, jagalah hubungan baik dengan teman anda. Jangan biarkan ada kata-kata menyakitkan yang keluar dari anda yang dapat menyinggung teman anda. Selain itu, hindari perbuatan-perbuatan yang bisa menyebalkan orang lainnya. Kesalahpahaman dapat sering terjadi dikarenakan masalah-masalah yang sepele. Hubungan yang baik akan tetap terjaga jika anda dan teman andaa benar-benar mempertahankan. Bahkan berkorban untuk pertemanan yang sudah lama anda jalani merupakan hal yang wajar saja terjadi. Nah itu tadi beberapa cara menghadapi masalah dengan teman yang bisa anda lakukan dengan mudah. Intinya, anda harus menahan emosi anda dan berpikir dengan kepala dingin sehingga permasalah dapat teratasi dengan baik. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Sumber : CintaLia.com

Penulis :   Reza Shabrina

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>